Kamis, 04 November 2010

Tahapan Performing

Pelaksanaan (Performing)

• Dicirikan oleh berfungsinya kelompok
• Struktur, hirarki dan norma kelompok sudah mapan
• Kelompok sudah matang.
• Merupakan tahap terakhir bagi kelompok kerja permanen.

Tahapan performing

A. Coaction Paradigm
beberapa orang melakukan tugas dan ditempat yang sama, tetapi tidak saling berinteraksi, misalnya: ujian dikelas.

B. Audience Paradigm (passive spectators)
kehadiran orang lain justru menghambat kinerja, misalnya: menghapal
pelajaran ditengah orang banyak
Penelitian Robert Zajonc:

• Respon dominan
fasilitasi sosial yang ada meningkatkan kinerja seseorang, maka respon dominan itu sesuai.

• Respon nondominan
fasilitasi sosial yang ada menurunkan kinerja seseorang, maka respon
dominan itu tidak sesuai.

Penyebab fasilitasi sosial:

1. adanya dorongan
2. kekhawatiran akan penilaian (evaluasi) orang lain
3. distraksi (perhatian yang terpecah)

Performance Dalam Kelompok yang Berinteraksi

Tipologi tugas dari Steiner didasarkan pada kombinasi antara:
- jenis-jenis tugas yang dapat dibagi
- jenis-jenis hasil yang diinginkan
- prosedur-prosedur individu dalam memberi masukan

Memprediksi Performance Kelompok

Klasifikasi tugas penting karena:
- tipe tipe tugas yang berbeda memerlukan sumber daya yang berbeda
- jika anggota kelompok mempunyai sumberdaya tersebut maka akan sukses.


Meningkatkan performance kelompok:

1. Proses komunikasi
2. Proses perencanaan → strategi-strategi kinerja
3. Prosedur-prosedur khusus:

a. Brainstorming, terdapat 4 syarat utama:

• expressiveness : bebas mengekspresikan apa saja yang
ada dalam benak kita
• nonevaluative : tidak ada pendapat yang baik atau buruk,
semua pendapat berharga
• quantity : semakin banyak ide, semakin kreatif
• building : ide-ide yang disampaikan seperti puzzle (ide-ide
tersebut masih kasar, harus disusun dulu)

b. Nominal Group Technique (NGT)
pemimpin memberikan permasalahan ke forum lalu ditulis di
whiteboard. Setiap orang disuruh maju ke whiteboard untuk
menuliskan gagasan lalu dipilih mana yang paling baik.

c. Delphi Technique
pemimpin membuat kuesioner, anggota disuruh mengisi
kuesioner tersebut. Setelah diisi dikembalikan ke pemimpin lalu
diberi feedback, dikembalikan lagi ke anggota, demikian terus
menerus sampai ditemukan solusi yang baik

d. Synectics (bahasa Yunani = bergabung bersamanya elemenelemen
yang berbeda dan nampaknya tidak relevan)
bentuk spesial dari brainstorming. Kita disuruh berpikir lebih
kreatif, berpikir secara divergen, dapat memberikan ide bermacammacam.


Sumber : http://rinoan.staff.uns.ac.id
Klara innata arishanti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar