Kamis, 04 November 2010

Norming pembentukan struktur kelompok

Penormaan (Norming)

• Dicirikan oleh hubungan dan kohesivitas kelompok menjadi erat.
• Mulai bekerja efektif secara bersama-sama
• Ada perasaan kebersamaan dan perasaan berada dalam satu kelompok.
• Harapan kelompok mulai dikomunikasikan

Tahapan dalam Norming

1. Peran (role)

Peran (role) merupakan perilaku yang biasanya ditampilkan orang sebagai
anggota kelompok yang menyediakan basis harapan berkaitan dengan perilaku orang dalam posisi yang bervariasi dalam kelompok.

Perbedaan peran :
• Task roles → tugas
• Socioemotional roles → sosioemosi

Teori 3 dimensi peran :
a. dominance – submission
b. friendly – unfriendly
c. instrumentally controlled – emotionally eupressive

Konflik peran :
• interrole : konflik antara 2 atau lebih peran yang dijalani oleh 1 orang
• intrarole : konflik antara peran 1 orang dengan peran orang lain

2. Norma (norm)

Norma (norm) merupakan aturan-aturan yang menggambarkan tindakan-tindakan yang seharusnya diambil oleh anggota kelompok.

3. Hubungan antar anggota
otoritas, hubungan ketertarikan, hubungan komunikasi

Sumber : http://rinoan.staff.uns.ac.id
Klara innata arishanti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar