Rabu, 29 September 2010

Kaitannya psikologi kelompok dalam psikologi sosial



DEFINISI PSIKOLOGI SOSIAL ialah ilmu yang mempelajari :

1. Tingkah laku manusia.
2. Tingkah laku individu manusia sebagai anggota suatu masyarakat.
3. pengalaman dan tingkah laku individu manusia dalam hubungannya dengan situasi-situasi  perangsang social.
Kesimpulannya : Ilmu pengetahuan yang mempelajari dan menyelidiki pengalaman dan tingkahlaku individu manusia yang dipengaruhi/ditimbulkan oleh situasi-situasi social.


 INTERAKSI SOSIAL.

PENGERTIAN : Interaksi adalah suatu hubungan antara dua orang atau lebih individu manusia, dimana kelakuan indivudu yang satu mempengaruhi, mengubah dan memperbaiki kelakuan individu yang lain, atau sebaliknya.

Dalam interaksi social terjadi proses yang kompleks, baik interaksi social yang secara tunggal maupun secara kelompok, selalu dipengaruhi factor-faktor sbb :
1. Faktor Imitasi.
2. Faktor Sugesti.
3. Faktor Identifikasi.
4. Faktor Simpati.

1. Faktor Imitasi, adalah factor peniruan yang dilakukan individu terhadap apa yang diterima melalui pancaindra, baik berupa ucapan, ketrampilan maupun perilaku. Ada beberapa syarat bisa terjadi proses imitas, antara lain :
a. Minat dan perhatian yang cukup besar akan hal tersebut.
b. Sikap menjunjung tinggi atau mengagumi hal-hal yang dimitasikan.
c. Keinginan untuk mendapatkan penghargaan sosial yang tinggi.

2. Faktor Sugesti, adalah proses dimana seorang individu menerima suatu cara penglihatan atau pedoman-pedoman tingkah laku dari orang lain tanpa kritik terlebih dahulu. Ada beberapa syarat bisa terjadi sugesti, antara lain :
a. Karena hambatan berpikir.
b. Karena keadaan pikiran terpecah-pecah.
c. Karena otoritas.
d. Karena mayoritas.
e. Karena merasa sama dan bersedia terhadap sesuatu hal.

3. Faktor Identifikasi, adalah proses interaksi karena ada keinginan seseorang untuk menyamakan dirinya dengan sesuatu hal atau keadaan.

4. Faktor Simpati, adalah perasaan tertariknya orang yang satu terhadap orang yang lain. Simpati timbul tidak atas dasar logis rasional, tetapi berdasarkan penilaian perasaaan.
dekat karena proses interaksi yang intensif, sehingga tidak begitu mudah untuk menghilangkan sebuah kesan.

SITUASI SOSIAL.

Situasi sosial adalah tiap-tiap situasi di mana terdapat saling hubungan antara manusia yang satu dengan yang lain. Jadi tiap terjadi interaksi sosial dapatlah disebut situasi sosial.
Situasi sosial dapat dibagi dalam 2 golongan :
a. Togethersness situation (situasi kebersamaan)
b. Group situation (situasi kelompok sosial).

a. Situasi kebersamaan, dengan ciri-ciri :
1) Ikatan interaksi secara kebetulan.
2) Tidak mempunyai interaksi yg khas.
3) Disebut kelompok massa.

b. Situasi kelompok sosial, dengan ciri-ciri :
1) Ikatan interaksi secara terstruktur, mendalam dan teratur.
2) Mempunyai interaksi yang khusus/khas.
3) Disebut kelompok sosial.
refrensi : bangdim.com






Tidak ada komentar:

Posting Komentar